Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat menyebutkan bahwa kasus COVID-19 di daerah tersebut telah menurun jauh dan kini tersisa satu kasus aktif.

Bupati Hendrik Mambor di Wasior, Jumat, mengatakan bahwa sesuai data yang diterima dari Satgas Penanganan COVID-19 per 13 Oktober 2021, jumlah kasus aktif kini tersisa satu orang saja.

Padahal pada periode Mei hingga Juni 2021, kata dia, kasus aktif virus corona di kabupaten Teluk Wondama sempat mencapai 400 orang lebih.

Dia mengatakan, berkurangnya kasus COVID-19 adalah berkat kerja sama dan dukungan dari semua pihak, bukan semata-mata karena kerja keras Satgas COVID-19.

Meski kasus aktif terus turun, Bupati mengimbau semua pihak agar tetap waspada dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya pencegah penyebaran COVID-19.

Masyarakat diingatkan untuk tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan sehingga kasus COVID-19 bisa benar-benar terkendali dan tidak lagi didapatkan kasus infeksi baru.

“Kita semua harus tetap waspada dan terus patuh menerapkan protokol kesehatan agar kasus COVID-19 benar-benar terkendali dan bahkan bisa hilang sama sekali sehingga kita bisa menjalani hidup dengan normal," ujarnya.

DPRD Kabupaten Teluk Wondama mengapresiasi penanganan dan pengendalian kasus COVID-19 di daerah tersebut.

Apresiasi tersebut, disampaikan oleh anggota DPRD Wondama, Remran Sinadia yang juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas kerja keras yang dilakukan Satgas COVID-19 termasuk petugas kesehatan, personil TNI/Polri juga para relawan sehingga kasus COVID-19 di Wondama kini sudah relatif terkendali.

“Kasus aktif COVID-19 di Wondama kini sudah di bawah 5 kasus. Ini menjadi kabar yang menggembirakan,“ tambah dia.

Pewarta: Zack Tonu

Editor : Ernes Broning Kakisina


COPYRIGHT © ANTARA News Papua Barat 2021