Wasior (Antara)-Seorang purnawiran TNI AD, Bernard Karubuy mengimbau pemuda di Kabupaten Teluk Wondama bangkit untuk membangun daerah.

Ditemui usai mengikuti upacara bendera peringatan hari Pahlawan, Senin, ia mengatakan, peringatan hari pahlawan tak sekedar diperingato melalui kegiatan ceremonial.

Hari pahlawan seharusnya menjadi momentum membangkitkan semangat anak bangsa khususnya generasi muda dalam mengisi pembangunan dengan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat.

"Kita harapkan anak muda bisa mencontoh semangat perjuangan dan pantang menyerah dari pahlawan, "ujar Karubuy.

Di prihatin melihat banyak anak muda jaman sekarang termasuk di Wondama yang menjadi generasi manja. Enggan bekerja keras tetapi banyak menuntut. Juga banyak anak muda yang rusak moral karena pergaulan bebas.

"Kebanyakan karena mabuk-mabuk. Saya harap hal itu diperhatikan. Anak-anak muda harus contoh apa yang dilakukan para pahlawan," kata pejuang Trikora ini.

Pemkab Teluk Wondama menggelar upacara peringatan hari pahlawan, Senin (13/10) di lapangan apel kompleks perkantoran Pemkab di Isei.

Peringatan hari pahlawan yang seharusnya jatuh pada 10 November sengaja diundur ke hari Senin karena para petinggi Pemkab sedang berada di luar daerah. Bupati Bernadus Imburi menjadi inspektur upacara dengan Lettu Safirudin, Komandan Satgas Pamrahwan Naikere bertindak sebagai komandan upacara.

Selain pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila dan UUD 1945 peringatan hari pahlawan juga diisi dengan pembacaan pesan-pesan dari sejumlah pahlawan nasional.

Berbeda dengan tahun lalu, peringatan hari pahlawan tahun ini tidak diisi dengan ziarah laut. Sebagai gantinya dilakukan hening cipta selama 60 detik untuk mengenang arwah para pahlawan.

Pada kesempatan itu, Pemkab juga memberi bingkisan kepada 10 veteran pejuang trikoran dan purnawirawan TNI dan Polri.(***)

Pewarta: Zack Tonu B

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Papua Barat 2017