Pemasangan infrastruktur jaringan internet pada program Palapa Ring Timur dipastikan bakal rampung pada pertengahan tahun 2019.

Kepala Dinas Informasi Komunikasi Persandian dan Statistik Provinsi Papua Barat, Frans Pieters Istia di Manokwari, Kamis, mengatakan Kementerian Komunikasi dan Informasi terus menggenjot penyelesaian proyek yang menjangkau sejumlah provinsi di wilayah Indonesia timur tersebut.

"Pekerjaan Palapa Ring Timur di wilayah Papua Barat tersisa penarikan kabel optik dari Bintuni ke Sorong Selatan. Kalau ini sudah berarti seluruh di daerah di Papua Barat akan segera menikmati jaringan internet berkecepatan tinggi," kata Frans.

Ia menyebutkan, kabel serat optic akan tersambung ke seluruh kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat, kecuali Raja Ampat. Daerah yang selama ini belum menikmati jaringan internet, seperti Pegunungan Arfak dan Tambraow akan segera menikmati.

Pembangunan infrastruktur jaringan internet Palapa Ring paket Timur sudah mencapai 96 persen.

"Pemasangan infrastruktur palapa ring timur memakan waktu lebih lama karena kendala geografis. Proyek ini menjangkau seluruh kabupaten wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Barat, dan Papua," katanya.

Menurutnya, program Palapa Ring hanya menembus ibu kota kabupaten. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Kemenkominfo untuk menindaklanjuti pengembangan jaringan ke seluruh pelosok.

"Meskipun baru menjangkau wilayah ibu kota ini sudah jauh lebih baik. Saya rasa untuk pengembangan ke pelosok-pelosok distrik akan lebih mudah," ujarnya.

"Kalau ibu kota sudah bisa mengakses internet berkecepatan tinggi, maka tata kelola pemerintahan di seluruh daerah bisa berbasis elektronik," sebut Frans menambahkan.
 

Pewarta: Toyiban

Editor : Key Tokan A


COPYRIGHT © ANTARA News Papua Barat 2019