Brigjen TNI Yusuf Ragainaga putra asli suku Bauzi kabupaten Waropen Papua diberikan mandat di dunia pendidikan formal sebagai kepala sekolah SMA Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat di Manokwari.

Anak buah Jenderal Andika Perkasa ini  menyatakan siap membangun fondasi sumber daya manusia Papua Barat yang berkarakter Pancasila dalam membangun tanah Papua.

"Ini adalah kepercayaan, tugas saya sebagai kepala sekolah SMA Taruna Kasuari Nusantara akan meletakkan dasar untuk menentukan arah sekolah ini mampu mencetak sumber daya manusia siap pakai dan berintegritas dari bumi Kasuari untuk NKRI," kata Brigjen Ragainaga di Manokwari, Kamis.

Pria kelahiran Serui, Irian Jaya (Papua), 8 Januari 1967 ini adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 24 Maret 2021 mengemban amanat sebagai Kapok Sahli Pangdam XVIII/Kasuari. Jabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah Kepala Staf Korem 173/Praja Vira Braja.

Dia mengakui untuk memimpin 74 siswa bersama 20 guru dan 20 pembina di sekolah semi militer berpola asrama pertama di Papua Barat ini bukan sesuatu yang mudah. 

Meski demikian, dia menyatakan bahwa dukungan penuh Pemerintah provinsi Papua Barat dengan cita-cita pendidikan berkualitas untuk masa depan anak-anak asli Papua Barat asal 13 kabupaten dan kota, itulah yang menjadi spirit dalam memimpin sekolah tersebut.

Ia mengatakan tiga bulan pertama masuk sekolah ini 74 siswa akan menjalani pembinaan karakter oleh 20 pembina disertai pemberian materi pelajaran sekolah oleh 20 tenaga guru sesuai bidang mata pelajaran masing-masing.

"Antara pembinaan karakter dan materi pelajaran sekolah pada tiga bulan awal akan dikombinasikan 75:25 persen, supaya sama-sama berjalan. Untuk pembinaan karakter, 74 siswa akan ditempa tentang disiplin, wawasan kebangsaan dan kepatuhan," kata Brigjen TNI Yusuf Ragainaga.
 

Pewarta: Hans Arnold Kapisa

Editor : Key Tokan A


COPYRIGHT © ANTARA News Papua Barat 2021