Manokwari (ANTARA) Komando Daerah Militer XVIII/Kasuari, Papua Barat, menerima hibah lahan di sejumlah daerah untuk pengembangan infrastruktur TNI di provinsi ini.

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau pada penandatangan berita acara naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) di Makodam, Selasa, mengatakan, TNI akan membangun sejumlah infrastruktur di sejumlah daerah

Hal dilakukan untuk menunjang dan mengoptimalkan pelayanan Kodam Kasuari bagi masyarakat di Papua Barat.

"Kita akan bangun Rumah sakit TNI dan gedung batalyon infantrai 761 di Warmare, Manokwari. Kita juga membangun Rindam di Momiwaren Manokwari Selatan," kata dia.

Selain itu, kata Joppye pihaknya akan membangun Markas Kodim di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni, Kompi Kavaleri Serbu di Manokwari Utara dan markas Detasemen Arhanud Rudal di Kabupaten Fakfak.

Dia menjelaskan, pembangunan Rindam, rumah sakit serta Batalyon Infrantri sudah disetujui dan saat ini pembangunan tersebut sedang berlangsung.

"Untuk, Kodim Bintuni, Kavaleri Serbu di Manokwari Utara dan markas Detasemen Arhanud Rudal di Kabupaten Fakfak sudah masuk dalam perencanaan. Mudah-mudahan disetujui tahun ini sehingga pembangunan bisa dimulai tahun depan," kata dia.

Penyerahan dokumen NPHD dilakukan sesaat setelah apel dirgahayu Kodam. Untuk pembangunan Rumah sakit Kodam memperoleh hibah lahan seluas 10 hektare dan Yonif 761 60 hektare.

Untuk Rindam TNI memperoleh hibah 254 hektare dari 500 hektare yang dibutuhkan. Sementara untuk Detasemen Arhanud Rudal di Fakfak memperoleh 30 hektare.

Penyerahan NPHD dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, Manokwari Selatan, Manokwari dan Fakfak kepada Pangdam.

Pada kesempatan itu, Pangdam pun memberikan penghargaan kepada tokoh masyarakat, tetua adat serta sejumlah kepala kampung yang membantu mempermudah pengadaan tanah yang dibutuhkan Kodam.***

Pewarta: Toyiban

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Papua Barat 2017