Warga yang positif COVID-19 dan berhasil sembuh di Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat, hampir mencapai 100 persen.

Berdasarkan data yang dirilis gugus tugas percepatan penanganan COVID-19, Selasa, menyebutkan dari 50 kasus positif di daerah tersebut, 47 diantaranya sudah berhasil sembuh. Kini tersisa tiga orang yang menjalani isolasi.

"Hari ini ada tambahan satu yang berhasil sembuh. Untuk kasus positif, Alhamdulillah tidak ada temuan baru hari ini," ucap juru bicara pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni pada penanganan COVID-19 dr Wiendo Syahputra.

Temuan kasus positif di Teluk Bintuni tergolong tinggi dibanding daerah lain di Papua Barat. Meskipun demikian ia bersyukur hingga saat ini tidak ada kasus meninggal dunia dari pasien positif COVID-19 di daerah penghasil minyak dan gas bumi tersebut.

Ia menjelaskan, sebagian besar warga positif COVID-19 di daerah ini berasal dari kelompok orang tanpa gejala (OTG). Dari 50 konfirmasi positif hanya satu yang berasal dari kelompok orang dalam pemantauan (ODP). Sedangkan dari kelompok pasien dalam pengawasan atau PDP tak ada yang terkonfirmasi positif.

Wiendo menambahkan dari 47 pasien yang sembuh di daerah itu, satu diantaranya adalah pasien bayi berusia 5 bulan. Pasien bayi itu sempat mengalami gejala ringan, namun akhirnya membaik dan berhasil sembuh setelah dilakukan pemeriksaan usap tenggorokan melalui metode real time polymerase chain reaction (PCR) dengan hasil negatif dua kali berturut-turut.

Sesuai grafik perkembangan COVID-19 Teluk Bintuni dalam tiga pekan terakhir sejak 2 Juni 2020, penambahan kasus positif di daerah tersebut cenderung melambat. Pada sisi lain jumlah pasien sembuh terus mengalami peningkatan.

Pada 2 Juni, jumlah kasus positif di Teluk Bintuni tercatat sebanyak 44. Hingga 14 Juni tercatat adanya penambahan enam menjadi 50 kasus positif dan sejak 14 Juni hingga 10 hari terakhir tidak ada temuan kasus baru.

Untuk pasien sembuh pada 2 Juni tercatat sebanyak 33 orang. Jumlahnya terus meningkat hingga hari ini (Selasa, 23/6) menjadi 47 orang yang berhasil bebas dari virus tersebut. Selama tiga pekan terakhir tercatat sebanyak 15 orang yang dinyatakan sembuh di Teluk Bintuni.

Kendati demikian, gugus tugas terus mengimbau masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan saat keluar rumah. Mengenakan masker, rutin cuci tangan, menjaga jarak saat berinteraksi dengan orang lain harus menjadi kebiasaan harus selalu diterapkan masyarakat.*
 

Pewarta: Toyiban

Editor : Key Tokan A


COPYRIGHT © ANTARA News Papua Barat 2020