Wasior (ANTARA)-Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat menggelar festival budaya untuk mengangkat potensi pariwisata di daerah tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Frans Mosmafa di Wasior, Senin, mengatakan, Festival budaya berlangsung selama tiga hari. Beragam potensi wisata daerah, karya seni dan budaya masyarakat ditampilkan dalam kegiatan tersebut.

"Kita laksanakan selama tiga hari, sejak senin hingga Rabu besok. Budaya masyarakat, atraksi seni berupa pentas tarian dan musik, lomba membuat perahu hias, body painting hingga lomba cipta menu makanan tradisional tampil pada kegiatan ini," kata Frans

Dia menyebutkan, kegiatan ini melibatkan peserta dari 13 distrik atau kecamatan di Kabupaten Teluk Wondama, komunitas seni, LSM dan sejumlah lembaga terkait lainnya.

Menurutnya festival digelar untuk memperkenalkan keberagaman dan keunikan budaya orang Wondama yang belum banyak diketahui masyarakat luas. Juga sekaligus dalam rangka mempromosikan potensi pariwisata daerah.

"Kita punya potensi wisata yang besar. Tapi kita tidak banyak melakukan sesuatu untuk mengangat potensi ini. Kenapa tidak saatnya kita mencoba untuk mengangkat potensi lewat distrik sebagai ujung tombak,"katanya lagi.

Ia berharap even tersebut menjadi terobosan dalam pengembangan pariwisata Teluk Wondama yang sejauh ini seakan masih jalan di tempat.

“Goal yang ingin kita capai adalah Wondama harus dikenal oleh orang luar, Wondama harus didatangi orang dari luar dan Wondama bisa menjadi pusat destinasi pariwisata di tanah Papua juga nasional," sebutnya.

Festival Budaya Wondama, dibuka oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan. Kehadiran gubernur dan rombongan dari provinsi disambut suling tambur, salah satu budaya seni di daerah tersebut.(***)

Pewarta: Zack Tonu B

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Papua Barat 2017