Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir mengingatkan kepada seluruh jajaran Kepolisian Resor Manokwari Selatan untuk mengoptimalkan pemetaan potensi kerawanan pada Pemilu 2024.

"Gandeng semua yang terlibat agar bisa mengetahui informasi tingkat kerawanan. Dengan demikian, ada rekomendasi penguatan personel yang diturunkan," kata Johnny Isir di Ransiki, Manokwari Selatan, Kamis.

Kapolda menegaskan bahwa aparat kepolisian harus mampu mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang menghambat pelaksanaan pesta demokrasi 5 tahunan.

Oleh sebab itu, dia memandang perlu memperkuat konsolidasi dan komunikasi bersama pemerintah daerah setempat, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat demi mewujudkan situasi keamanan yang stabil, terutama menjelang pemilu.

"Koordinasi, komunikasi, dan sinergisitas dengan instansi dan para tokoh itu sangat diperlukan. Saling kerja sama supaya bisa mengatasi persoalan menjelang pemilu," ucap Johnny Isir.

Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menginstruksikan agar seluruh jajaran Polres Manokwari Selatan mendukung seluruh program pemerintah daerah demi merealisasikan pembangunan kesejahteraan masyarakat.

Untuk itu, personel Polri wajib melaksanakan tugas pelayanan sesuai dengan ketentuan dan tidak menyalahgunakan kewenangan karena berdampak negatif pada institusi.

"Bertugaslah dengan baik, jangan bermalas-malasan. Mari kita saling menghargai dan menghormati satu sama lain," pesan Kapolda.

Kepala Polres Manokwari Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Eliantoro Jalmaf menyebutkan ada sejumlah potensi kerawanan pemilu seperti ketidaksesuaian daftar pemilih tetap (DPT), data kependudukan, pemilih ganda, konflik internal partai politik, dan gugatan terhadap penyelenggara pemilu.

Kepolisan akan meningkatkan pengawasan di 127 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di enam distrik/kecamatan, yaitu Distrik Oransbari 27 TPS, Distrik Ransiki 53 TPS, Distrik Momiwaren 18 TPS, Distrik Neney 11 TPS, Distrik Isim 13 TPS, dan Distrik Tahota 5 TPS.

"Jumlah personel Polres Manokwari Selatan sebanyak 260 orang yang ikut dalam Operasi Mantap Brata dan pengamanan kampanye. Situasi kamtibmas sejauh ini kondusif," ujar Eliantoro Jalmaf.

Pewarta: Fransiskus Salu Weking

Editor : Evarianus Supar


COPYRIGHT © ANTARA News Papua Barat 2024