Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua memperpanjang kontrak 362 guru untuk mengajar siswa orang asli Papua (OAP) di 139 kampung dan lima kelurahan di daerah setempat.

Perpanjangan itu ditandai penandatanganan kontrak baru kepada 362 guru honorer daerah yang dihadiri oleh Penjabat Bupati Jayapura Triwarno Purnomo di Aula SMK Negeri I Sentani, Jumat.

Penjabat Bupati Jayapura Triwarno Purnomo mengatakan penandatanganan dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura dengan 362 guru kontrak di semua jenjang pendidikan.

“Guru kontrak sangat membantu pemerintah daerah dalam memberikan pendidikan di sekolah-sekolah yang tersebar di Kabupaten Jayapura dan juga kehadiran mereka membantu mengisi kekosongan guru,” katanya.

Ia mengatakan tenaga guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan ASN terbatas sehingga dengan kehadiran tenaga guru kontrak akan mendukung proses pembelajaran di semua jenjang pendidikan.

“Kami bersyukur dengan adanya tenaga guru kontrak maka pendidikan anak-anak kita di 139 kampung dan lima kelurahan, tetapi lebih khusus wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dapat teratasi,” ujarnya.

Dia menjelaskan guru-guru kontrak sesuai informasi yang diperoleh mereka lebih bersemangat mengajar dari pada guru yang statusnya ASN.

“Terkadang guru ASN tidak berada di tempat, tetapi guru kontrak selalu berada di tempat untuk mengajar anak-anak kita OAP untuk memperoleh pendidikan yang sama seperti halnya saudara mereka di kota,” katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Ted Y Mokay mengatakan sebenarnya 362 guru yang saat ini menandatangani kontrak perpanjangan masih kurang dengan kebutuhan daerah.

“Meski begitu, saya tetap bersyukur karena dengan adanya guru kontrak kebutuhan pengajar terpenuhi,” ujarnya.

Sebanyak 362 guru kontrak masuk dalam honorer daerah dan akan dibiayai oleh anggaran Otonomi Khusus (Otsus) 2024 Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura kurang lebih sebesar Rp19 miliar.
 

Pewarta: Yudhi Efendi

Editor : Evarianus Supar


COPYRIGHT © ANTARA News Papua Barat 2024