Dinas Pertanian Pangan, Kelautan dan Perikanan (P2KP PBD) menggandeng TP PKK Kota Sorong menyasar 10 sekolah untuk memberikan sosialisasi dan edukasi konsumsi pangan beragam, berimbang, seimbang dan aman (B2SA) guna menciptakan generasi sehat dan cerdas.

Ketua Panitia B2SA, Serly Kalitong di Sorong, Jumat, menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada anak-anak tentang pentingnya mengonsumsi makanan bergizi untuk mencegah stunting dan menciptakan generasi yang sehat dan cerdas.

"Kita target 10 sekolah yakni sembilan sekolah di Kota Sorong sementara satu sekolah di Kabupaten Sorong," katanya.

Dia menyebutkan, kegiatan goes to school ini telah dimulai pada 22 April di sekolah SD Negeri 29 Kamnas, kemudian 23 April di SD Negeri 22 Sorpus, 24 April SD Negeri YPK Moria, 25 April SD N 36 Perumnas.

"Dan hari ini adalah hari kelima (26/4) kita di SD Negeri 15 Melati Raya. Sekolah ini dipilih karena berdekatan dengan kelompok masyarakat yang membutuhkan edukasi tentang B2SA," ujarnya.

Kemudian pada hari ke 6 di SD YPK Elim Malanu, hari ke 7 di SD Inpres 17 Remu, hari ke 8 SD di Kabupaten Sorong, kemudian di hari ke 9 dan ke 10 sekolah Muslim di Kota Sorong.

Menurut dia, anak-anak usia dini sudah harus diperkenalkan terkait B2SA supaya mereka mengetahui secara persis makanan yang berkualitas guna menunjang proses pertumbuhan untuk menuju generasi emas pada 2045.

Kepala Sekolah SD Negeri 15 Melati Raya, Petrosina Busiara, mengatakan kegiatan ini merupakan kesempatan yang baik bagi anak-anak untuk mendapatkan pengetahuan tentang makanan bergizi.

"Saya juga menyampaikan terima kasih kepada Tim Penggerak PKK dan Dinas P2KP PBD atas terselenggara kegiatan ini di sekolah kami SD Negeri 15 Melati Raya," ucapnya.

Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sorong, Jemima Elisabet Lobat menjelaskan, kegiatan ini merupakan upaya konkret pemerintah untuk pencegahan stunting di Kota Sorong dan sekaligus menyiapkan generasi yang sehat dan cerdas.

"Saya berharap sosialisasi ini dapat dipahami dan dipraktikkan oleh para guru dan anak-anak murid,"

Pada kesempatan itu, Tim Penggerak PKK juga memberikan makanan tambahan berupa telur dan melakukan pemeriksaan THT dan kesehatan mulut untuk anak-anak.

Menurut dia, kegiatan ini sangat strategis dan penting, sehingga perlu dilakukan terus menerus di seluruh sekolah di Provinsi Papua Barat Daya untuk meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak.

"Jadi kalau bisa giat ini nantinya bisa dikembangkan untuk menyasar seluruh sekolah di wilayah Papua Barat Daya," kata dia.

Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu

Editor : Evarianus Supar


COPYRIGHT © ANTARA News Papua Barat 2024