Sulsel- Belanda bangun sarana air bersih untuk masyarakat kepulauan

Sulsel- Belanda bangun sarana air bersih untuk masyarakat  kepulauan

Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah memberikan sambutan pada acara di Kantor Camat Sangkarrang, Makassar, Jumat (7/6).ANTARA FOTO/HO/Humas Pemprov Sulsel

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Belanda siap membangun sarana air bersih untuk masyarakat kepulauan.

Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah (NA) di Makassar, Jumat, mengatakan melalui pemerintahan yang dipimpinnya bersama Andi Sudirman Sulaiman sebagai Wakil Gubernur Sulsel, sudah melakukan komunikasi lebih lanjut dengan pemerintah Belanda untuk penyediaan sarana air bersih.

"Pemerintah provinsi Sulawesi Selatan akan bekerja sama dengan pemerintah Belanda untuk mengembangkan fasilitas pengelolaan air baku, terutama bagi masyarakat yang tinggal di pulau," pungkas alumni Universitas Jepang itu.

Ia menjelaskan, Pemprov juga bersemangat dalam pembentukan Kecamatan Kepulauan Sangkarang yang merupakan salah satu langkah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Untuk Kecamatan Kepulauan Sangkarang misalnya, yang merupakan pemekaran dari Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar. Kecamatan Kepulauan Sangkarang ini terdiri dari tiga kelurahan yang berada di beberapa pulau.

Oleh karena itu, Nurdin berharap dengan diresmikannya kantor kecamatan ini bisa mempermudah akses masyarakat di Kecamatan Sangkarrang.

"Saya berpesan kepada bapak camat, lurah tokoh masyarakat dan masyarakat Kecamatan Sangkarrang untuk tidak segan-segan memberikan masukan kepada pemerintah provinsi mengenai kebutuhan infrastruktur masyarakat kepulauan," ungkap Nurdin Abdullah dalam sambutannya di depan kantor Camat Sangkarrang, Makassar hari ini.

Lebih lanjut, Nurdin Abdullah menyebutkan, manajemen pelayanan publik dan pemerintah hari ini harus berubah, pelayanan masyarakat kepada setiap warga harus adil, baik yang tinggal di darat maupun di pulau-pulau.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini berharap juga agar seluruh masyarakat untuk menghapus stigma bahwa masyarakat yang tinggal di pulau adalah warga kelas dua. Padahal yang sangat perlu adalah penyediaan sarana infrastruktur dasar bagi masyarakat.

"Saya percaya melalui sinergi yang baik antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi, kita dapat memastikan setiap kebutuhan masyarakat," tambahnya.

Baca juga: Investor Belanda ingin bangun instalasi air bersih Sulsel

Baca juga: Enam desa mulai krisis air bersih
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019