Warga Jember-Lumajang gelar doa dan shalat ghaib untuk Habibie

Warga Jember-Lumajang gelar doa dan shalat ghaib untuk Habibie

Ratusan pelajar SDN Tegalrejo 1 di Kecamatan Mayang menggelar tahlil dan doa untuk Presiden RI ketiga Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie di sekolah setempat, Kamis (12/9) (istimewa)

Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Warga Kabupaten Jember dan Lumajang, Jawa Timur menggelar doa dan shalat ghaib di berbagai lokasi untuk mendoakan Presiden RI ketiga Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie yang telah wafat pada Rabu (11/9) malam.

Seperti yang dilakukan ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tegalrejo 1 di Kecamatan Mayang yang menggelar doa dan tahlil untuk BJ Habibie yang dipimpin salah seorang guru dan doa tersebut dilaksanakan di halaman sekolah setempat, Kamis.

"Kami merasa sangat kehilangan bapak bangsa Indonesia yang menorehkan prestasi yang cemerlang dan mudah-mudahan para pelajar bisa meniru keteladanan beliau untuk terus berprestasi," kata salah seorang guru SDN Tegalrejo 1 Mayang, Samsul Arifin di sekolah setempat.

Ia mengatakan keluarga besar SDN Tegalrejo 1 ikut berduka cita atas meninggalnya BJ Habibie, sehingga pihak guru mengajak anak-anak untuk ikut mendoakan tokoh kharismatik yang menjadi panutan masyarakat tersebut.

"Anak-anak kami ajak untuk menggelar tahlil dan doa bersama, mudah-mudahan semua amal baik beliau Bapak Habibie diterima Allah SWT dan husnul khotimah," tuturnya.

Sementara itu, banyak warga yang melaksanakan shalat ghaib di beberapa masjid yang ada di Kabupaten Lumajang yang ditujukan kepada almarhum BJ Habibie, bahkan bendera setengah tiang juga dikibarkan warga sebagai bentuk penghormatan terakhir untuk Presiden RI ketiga tersebut.

"Bangsa Indonesia sangat berduka karena salah satu putra terbaiknya tutup usia karena beliau memiliki andil yang sangat besar di dunia penerbangan Indonesia dan dunia," kata Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Menurutnya almarhum adalah penemu Progression Crack Theory yang akhirnya hingga sekarang dikenal sebagai Habibie Theory, sehingga warga Lumajang menggelar shalat ghaib dan doa untuk mendoakan sang profesor pesawat terbang itu ke peristirahatan terakhir.

Bacharuddin Jusuf Habibie yang merupakan Presiden ketiga RI tersebut meninggal dunia dalam usia 83 tahun pada Rabu (11/9) pukul 18.05 di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

Baca juga: Pemprov Sulsel gelar salat gaib untuk almarhum BJ Habibie
Baca juga: Doakan Habibie, karyawan PT INKA gelar shalat ghaib
Baca juga: BJ Habibie Wafat - Warga antre ziarah makam Habibie
Pewarta : Zumrotun Solichah
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019