Sorong (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Sorong, Papua Barat Daya melakukan verifikasi data nelayan di wilayah itu sebagai upaya untuk mendukung optimalisasi Kartu Kusuka yang diterima nelayan setempat.
Kepala DKP Kota Sorong Ferry Kambu, di Sorong, Rabu, menjelaskan Kartu Kusuka dapat memberikan perlindungan dan pemberdayaan bagi pelaku usaha perikanan di Kota Sorong dalam menciptakan efektivitas, mendukung ekonomi masyarakat.
"Kita akan lakukan verifikasi data nelayan, baik yang sudah terima kartu itu dan yang belum untuk mengoptimalkan pemanfaatan dari kartu itu bagi setiap nelayan," ujarnya.
Nelayan sebagai penerima Kartu Kusuka sebanyak 4.492 orang dari 13 ribu data nelayan yang ada di Kota Sorong.
"Jumlah 13 ribu nelayan ini yang ada di dinas, dan kami akan melakukan verifikasi untuk memastikan apakah mereka itu masih nelayan atau sudah pindah profesi," ujarnya.
Menurut dia, ketika verifikasi nelayan ini telah berjalan dan dinas mendapatkan data konkret terkait jumlah nelayan, optimalisasi Kartu Kusuka akan lebih maksimal bagi seluruh nelayan penerima kartu.
Dia mengakui bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kewenangan, kabupaten kota sudah tidak mengurusi sektor kelautan, tetapi itu sudah masuk kewenangan provinsi.
"Tetapi nelayan masih menjadi tanggung jawab pemerintah kota dan kabupaten melalui pembinaan kepada nelayan, baik pengolahan, budi daya air tawar maupun tangkap," bebernya.
DKP Kota Sorong verifikasi data nelayan untuk optimalkan Kartu Kusuka
Rabu, 26 Maret 2025 10:24 WIB

Kepala DKP Kota Sorong, Ferry Kambu mendampingi Wakil Wali Kota Sorong Anshar Karim saat tatap muka dengan Asosiasi Pedagang Petani dan Nelayan Indonesia di Kantor Wali Kota Sorong, Rabu (26/3/2025). ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu