Sorong (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, berupaya membangun kanal pembuangan air di sepanjang titik terdampak banjir sebagai upaya mengendalikan banjir yang sering terjadi di wilayah itu.
Wali Kota Sorong Septinus Lobat, di Sorong, Senin, menjelaskan pengendalian dan penanganan banjir sudah masuk dalam program prioritas pemerintah sehingga pembuatan kanal telah menjadi salah satu upaya konkret untuk bisa menjawab persoalan banjir yang sudah sering terjadi saat musim hujan.
"Ini bukan bicara saja tapi lakukan supaya penanganan banjir ini bisa teratasi secara baik," jelasnya saat memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong.
Pihaknya akan melakukan survei lokasi terdampak banjir mulai dari Perumnas, lokasi DPRD, sampai ke Jalan Bima, untuk memastikan pembuatan kanal di area itu berjalan.
"Kalau memang itu perlu kita ganti rugi ya kita lakukan, supaya rencana pembuatan kanal itu berjalan," katanya.
Menurut dia, penanganan banjir di area itu hanya melalui pembuatan kanal sehingga pembuangan air dari Jalan Bima bisa masuk ke Sungai Perumnas.
Berkaitan dengan itu, dia memerintahkan dinas teknis untuk melakukan rapat koordinasi dengan kepala distrik dan kelurahan setempat, kemudian mendata perumahan masyarakat yang berada persis di area pembuatan kanal.
"Data seluruhnya sampai ke Jalan Bima. Kalau perlu kita ganti rugi, kemudian kita cari tanah lain untuk memindahkan masyarakat yang terdampak," ucapnya.
Dia berharap kepada dinas teknis untuk segera melaksanakan instruksi penanganan banjir di Kota Sorong. "Yang saya bicara ini langsung dijalankan ya, saya minta OPD teknis lakukan segera," ujarnya.
Pemkot Sorong bangun kanal untuk atasi banjir
Senin, 3 Maret 2025 17:11 WIB

Wali Kota Sorong Septinus Lobat rakor bersama OPD bahas penanganan banjir yang digelar di gedung Lambert Jitmau, Senin (3/3/2025) (ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu)