Manokwari (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Resor Kaimana, Papua Barat, memastikan ketersediaan bahan pokok untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam kondisi aman hingga tiga bulan ke depan.
Ketua Satgas Pangan Poles Kaimana AKP Boby Rahman di Kaimana, Sabtu, mengatakan satgas rutin melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap ketersediaan sembilan bahan pokok.
"Selama Ramadhan 1446 Hijriah, kami melakukan operasi pasar guna memastikan ketersediaan stok kebutuhan pokok," kata Boby.
Dalam operasi tersebut, kata dia, satgas melakukan pengecekan stok ke sejumlah distributor kebutuhan pokok termasuk para pedagang untuk memastikan stabilitas harga jual komoditas pangan.
Hasil pengawasan lapangan akan direkomendasikan kepada pemerintah daerah setempat, guna memperhatikan kelancaran rantai distribusi kebutuhan pokok selama Ramadhan 1446 Hijriah.
"Kami sudah datangi distributor untuk mengecek langsung stok, tapi yang terpenting rantai distribusi harus dijaga supaya tetap lancar," ujar Boby.
Menurut dia optimalisasi pengawasan pasar juga bermaksud mencegah berbagai tindakan oknum distributor maupun pedagang eceran yang sengaja melakukan penimbunan komoditas pangan.
Kepolisian akan menerapkan sanksi hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, bilamana menemukan tindakan penimbunan dengan tujuan memperoleh kentungan lebih.
"Kami sudah ingatkan distributor dan pedagang supaya tidak melakukan penimbunan untuk menguntungkan diri sendiri," tegas Boby..
Selain itu, kata dia, Satgas Polres Kaimana segera berkomunikasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan penarikan sejumlah komoditas pangan kedaluwarsa yang masih beredar di pasaran.
"Kami sarankan supaya pemerintah daerah tarik peredaran kebutuhan pokok yang sudah mendekati tanggal expire," ucap Boby.