Manokwari (ANTARA) - Bupati Manokwari, Papua Barat periode 2025-2030 Hermus Indou dan Wakil Bupati H. Mugiyono menyatakan siap mewujudkan janji kampanye usai dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Jakarta, Kamis.
“Kami berkomitmen mewujudkan visi-misi pembangunan Manokwari dan semua program mulai program 100 hari kerja, program unggulan serta program strategis Manokwari yang kami sampaikan saat kampanye,” kata Hermus saat dihubungi dari Manokwari, Kamis.
Ia mengatakan, dalam menerapkan seluruh program dan visi-misi tersebut tentu harus menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah dan kondisi negara.
Sebagai kepala daerah, ia akan membawa Pemkab Manokwari untuk terus maju dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya, sekaligus dapat memberikan kesejahteraan kepada rakyat.
Menurutnya, menjadi bupati dan wakil bupati adalah amanah dan panggilan untuk mengabdikan diri bagi pembangunan dan kesejahteraan rakyat di Kabupaten Manokwari.
“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Manokwari atas dukungannya sehingga kami bisa dilantik hari ini,” ujarnya.
Sementara H Mugiyono mengatakan, sebagai wakil bupati dirinya siap membantu bupati untuk mewujudkan visi-misi dan janji kampanye.
Selanjutnya ia meminta kepada seluruh masyarakat Manokwari untuk memberikan kepercayaan dan mendukung kepemimpinan mereka selama lima tahun ke depan guna mewujudkan kesejahteraan warga.
“Bagi kami, apa yang sudah bagus pasti akan dipertahankan, sedangkan yang kurang akan ditambah menjadi lebih baik lagi. Kami mohon doa dan dukungannya,” ujarnya.
Bela kepentingan rakyat
Bupati dan Wakil Bupati Manokwari dilantik langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto bersamaan dengan 961 kepala daerah terpilih se Indonesia.
Pertama kalinya dalam sejarah Indonesia, Presiden langsung melantik 33 gubernur, 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, 85 wakil wali kota, dengan total 961 kepala daerah dari 481 daerah.
Dalam kesempatan itu Presiden Prabowo Subianto meminta para kepala daerah untuk membela dan menjaga kepentingan rakyat karena kepala daerah sesungguhnya adalah abdi dan pelayan rakyat.
Sebagai seorang pemimpin, kepala daerah harus bertanggung jawab dan berjuang untuk perbaikan hidup dan kesejahteraan masyarakat.