Pemerintah Provinsi Papua Barat menyiapkan atlet olahraga elektronik atau esport yang representatif untuk diikutsertakan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara tahun 2024. 

Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw di Manokwari, Senin, mengatakan pemerintah daerah memberikan dukungan terhadap pengembangan bakat dan potensi atlet esports melalui penyelenggaraan Piala Esports Gubernur Papua Barat Season 2 Tahun 2023.

"Ini momen yang tepat siapkan atlet supaya bisa berlaga dalam ajang Pra-PON dan PON 21 nanti," kata Paulus Waterpauw.   

Menurut dia, Papua Barat memiliki banyak potensi atlet esports yang harus mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan melalui keikutsertaan dalam berbagai ajang tingkat kabupaten dan provinsi. 

Pembinaan itu berdampak positif terhadap kemampuan setiap atlet Papua Barat untuk bersaing dengan atlet esport dari Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, dan lainnya.

"Kita semua sama makan nasi. Buktikan bahwa Papua Barat bisa raih meraih medali emas saat Pra-PON dan PON nanti," ucap gubernur.

Piala Esports Gubernur Season 2, kata dia, menjadi tolak ukur perkembangan esports di setiap kabupaten, sekaligus meningkatkan sportivitas dan kejujuran para atlet yang merupakan generasi muda Papua Barat.

Oleh sebabnya, 157 atlet yang akan bertanding memperebutkan Piala Esports Gubernur Papua Barat diharapkan dapat menampilkan kualitas permainan terbaik demi meraih prestasi.

"Ajang ini selain mempererat hubungan atlet dan pegiat esports, juga dapat berkontribusi bagi pembinaan dan peningkatan prestasi atlet," ucap Paulus.

Pemerintah provinsi, kata dia, memberikan dukungan penuh melalui alokasi dana pembinaan terhadap sejumlah cabang olahraga agar dapat mengikuti even Pra-PON maupun PON XXI.

Meski demikian, pemerintah provinsi melalui Dinas Pemuda dan Olahraga terlebih dahulu menyeleksi cabang olahraga yang dinilai berpotensi meraih prestasi pada kedua ajang nasional tersebut.

"Salah satu cabang olahraga berpotensi itu adalah esport," tutur Paulus Waterpauw.
Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw foto bersama PB ESI Papua Barat pada grand final Piala Esports Gubernur Papua Barat Season 2 di Manokwari, Senin. (ANTARA/Fransiskus Salu Weking)

Ketua Umum Pengurus Besar Esport Indonesia (PB ESI) Papua Barat Brigadir Jenderal TNI TSP Silalaban menjelaskan, perhelatan piala esport gubernur telah diselenggarakan sebanyak dua kali dan diharapkan terus berlanjut, sehingga pengembangan ekosistem esport atau olahraga modern berjalan maksimal.

Piala Esports Gubernur Papua Barat Season 2 dimulai dengan babak kualifikasi sejak 21-31 Juli 2023 di masing-masing kabupaten, dengan total peserta sebanyak 1.496 atlet. 

"Dari hasil kualifikasi, atlet yang lolos ke babak grand final ini ada 160 atlet," tutur Silalaban.

Ia menerangkan ada empat jenis perlombaan Piala Esport Gubernur Season 2 yaitu PUG Mobile diikuti 16 tim, Mobile Legend ada delapan tim, Free Fire diikuti 12 tim, dan konsol PES diikuti delapan orang.

Atlet yang berhasil keluar sebagai juara Piala Esport Gubernur Season 2 nantinya diikutkan dalam ajang Pra PON di Jakarta pada September 2023. 

"Even ini tidak hanya sebagai pembinaan dan pelatihan, melainkan penguatan mental atlet sekaligus mendata atlet esport terbaik," jelas dia.

Ia menjelaskan Pra PON ESI berlangsung selama tujuh hari, sehingga memerlukan dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten di Papua Barat.

Jumlah atlet esport yang akan diberangkatkan ke ajang Pra PON sebanyak 20 orang meliputi PUG Mobile lima atlet, Mobile Legend tujuh atlet, Free Fire lima atlet, dan konsol PES tiga atlet.

"Setiap jenis perlombaan ESI didamping satu orang official team. Kalau mereka lolos Pra PON, maka layak mengikuti PON 2024," ujar Silalaban.
 

Pewarta: Fransiskus Salu Weking

Editor : Evarianus Supar


COPYRIGHT © ANTARA News Papua Barat 2023